Tugas Anaknya Terlalu Susah, Curhatan Emak Satu Ini Bikin Netizen Tertawa Ngakak..!!!

Sang emak sudah terlalu lelah.

Wabah virus corona yang melanda dunia saat ini telah mengakibatkan banyak perubahan di berbagai bidang. Sekolah dan kator pun diliburkan sementara waktu untuk mencegah penyebaran virus lebih luas.

Alhasil, kegiatan kerja yang biasanya dilakukan di kantor kini harus dikerjakan dari rumah. Kegiatan belajar pun juga begitu. Hasilnya para guru harus memberikan tugas kepada murid-muridnya untuk memastikan bahwa mereka memanfaatkan waktu libur ini dengan semestinya.

Namun di luar dugaan, kegiatan belajar yang dilakukan di rumah ternyata menyebabkan orangtua di rumah menjadi ikut kerepotan. Bahkan sampai ada orangtua yang mengeluh jika tugas yang diberikan kepada anaknya dirasa terlalu berat.


Sebuah kiriman viral setelah dibagikan di media sosial Twitter. Kiriman tersebut menampakkan sebuah tangkapan layar hasil percakapan antara orangtua murid dengan seseorang yang diduga adalah wali kelas murid tersebut.

Dalam tangkapan layar tersebut dapat dilihat jika sang ibu meminta agar keluhannya disampaikan kepada guru yang bersangkutan agar tidak memberikan tugas yang merepotkan lagi.

"Titip tolong sampaikan ke guru yang bersangkutan," tulis orang tua murid," tulisnya.

"Oke mom. Mom, coba pakai laptop dan pakai Google Chrome mom," jawab penerima pesan.

"Saya sudah mau banting laptop saya ini. Lama-lama saya minta biaya terapi psikiater ke sekolah. Kalau saya masih dibikin susah, saya nggak mau urusin semua tugas-tugas sekolah. Yang sekolah anak saya, kok yang repot saya," tulis orang tua murid itu lagi.

"Sabar mom. Tolong dicoba lagi ya mom. Maaf mom, terima kasih," jawab penerima pesan.


Tak disangka, orangtua murid itu pun menolak untuk mencobanya lagi.

"Saya nggak mau coba. Terima kasih," jawabnya ketus.

"Sir sampein yah bener-bener musti sampein, kasih PR jangan susah-susah. Jangan repot. Kalau mau kasih yang susah, guru buat video sambil jelasin terangin ke anak-anak. Masa ortu yang musti terangin juga. Guru kasih tugas-tugas sama keterangan sekadarnya. Emangnya saya dukun bisa langsung paham. Langsung mengerti maksud isi hati para guru. Guru aja cuma pinter satu pelajaran, saya ibu rumah tangga yang tamat sekolah udah lama, jaman sekolah juga kagak niat belajar. Sekarang suruh ngajarin anak emosi naik sampe ubun-ubun," komplain orangtua murid tersebut.

"Oke mom, ditampung yaa," jawab sang penerima pesan.

"Disampein sir, jangan cuma ditampung. Emang situ tempayan tampung-tampung. Gara-gara emosi sampe martabak abis 6 potong. Kalau saya gendut kan repot," tulis orangtua murid itu mengakhiri pesan di tangkapan layar.



Kiriman itu pun kemudian menuai banyak tanggapan dari netizen yang tidak tahan dengan kelucuan isi pesan itu.

"Ngeriiii habis martabak 6 potong cuy," tulis akun @adisatya.

"Masih sempat-sempatnya ya mikirin gendut," komentar @PissDoeng.

"Ngakak, tapi emang bener sih. Yang ngasih tugasnya nggak asa kerjaan, main kasih tugas aja seabrek tanpa dijelasin dulu wkwk," tambah @Nensy065.

"Wkwk banyak emak-emak stress karena tugas anaknya," cuit @casteanoz.

"Udah mulai esmosi, kayaknya semua gitu. Soalnya hampir semua tugas lebih banyak dengan tema baru yang tanpa penjelasan sebelumnya. Jadi mau nggak mau orang tua yang dampingin yang jelasin cara ngerjainnya," ungkap @5adja.