Ada Piring Pecah Jangan Langsung Di Buang, Ternyata Masih Bisa di Perbaiki Lho!! Begini CaraNya...

Melamin atau yang juga dikenal dengan sebutan melmac merupakan material yang paling populer digunakan untuk peralatan makan. Ditemukan oleh seorang peneliti asal Jerman pada tahun 1830 silam, melamin ini pernah sangat populer di era tahun 30an hingga 70an.


Pada zaman itu, peralatan makan melamin dianggap sebagai peralatan makan paling fashionable dan bergengsi. Meskipun disebut-sebut tidak bisa pecah atau tergores, namun karena kondisi tertentu, peralatan makan melamin juga dapat pecah atau retak. Tergantung dari tingkat kerusakannya, peralatan makan melamin juga dapat diperbaiki.

Meskipun, daya tahannya tidak akan sekuat saat kondisinya belum rusak. Dalam artikel ini sahabat Monggo Shares akan menemukan cara memperbaiki peralatan makan melamin yang rusak.

Melamin sangat populer karena memiliki presentasi yang mirip keramik dan memiliki daya tahan yang sangat kuat. Namun melamin bukanlah material yang 100 % bisa tahan terhadap gesekan dan goresan.

Jadi pada kondisi tertentu, produk melamin juga dapat rusak dan mengakibatkan presentasinya menjadi tidak enak dipandang ataupun tidak bisa digunakan lagi. Namun perlu sahabat Monggo Shares ketahui, terdapat cara-cara memperbaiki peralatan makan melamin yang rusak. Meskipun pada dasarnya, berbagai metode perbaikan tersebut bukanlah memperbaikinya secara keseluruhan melainkan meminimalisasi penampilannya.

Setelah diperbaiki, peralatan melamin juga harus dirawat lebih fokus, terutama saat mencuci piring. Jangan pernah memasukan produk melamin yang baru direparasi pada dishwasher, selalu cucilah secara manual dengan tangan.



Perkakas yang dibutuhkan:

  • Lem plastik
  • Sarung tangan
  • Lapisan kayu datar sebagai alas
  • Koran
  • Kain pembersih


Cara memperbaiki peralatan makan melamin yang rusak:

  1. Kumpulkan potongan peralatan makan melamin yang rusak.
  2. Simpan potongan-potongan kecil di area samping.
  3. Cuci dengan hati-hati potongan-potongan melamin berukuran besar di air hangat dan bersabun.
  4. Jangan menggosok permukaan yang rusak dengan tisu dapur karena serat-serat yang ada dalam tisu dapur akan menempel pada permukaan yang rusak dan akan susah untuk direkatkan.
  5. Setelah semuanya ditiriskan tanpa ada air sisa sedikitpun, sambungkan potongan-ptongan melamin tersebut. Sangat jarang terjadi, peralatan melamin rusak hingga berkeping-keping.
  6. Pastikan semuanya tersambung dengan baik, sama seperti saat Anda bermain puzzle.
  7. Sangat penting untuk memastikan sambungan tersusun dengan baik, karena setelah diberi lem, maka prosesnya tidak bisa diulang kembali.
  8. Tempatkan melamin yang telah disambungkan diatas koran.
  9. Buka lem plastik (hati-hati dalam membukanya, gunakan sarung tangan untuk membuka lem plastik).
  10. Dengan perlahan-perlahan, rekatkan lem plastik pada bagian melamin yang retak.
  11. Tidak perlu terlalu banyak memasukan lem, karena lem akan masuk kedalam celah-celah sempit.
  12. Jika lem tersebut luber hingga ke permukaan melamin, maka segera usap dengan handuk bersih.
  13. Agar lebih efektif, lakukan dengan cepat proses pengeleman karena lem akan dengan cepat mengering.
  14. Simpan melamin selama 24 jam diatas lapisan kayu datar (pastikan tidak ada seseorang pun yang dapat menyentuhnya).
  15. Setelah 24 jam, cek perlatan melamin dan angkat perlahan-lahan.
  16. Peralatan melamin yang rusak akhirnya terlihat baru kembali.



Tips-Tips Dalam Membersihkan Peralatan Makan Melamin Yang Rusak

  1. Setelah peralatan makan melamin rusak diperbaiki, pastikan untuk langsung mencuci tangan Anda.
  2. Jangan sampai menempatkan peralatan makan melamin yang baru diperbaiki di dishwasher (pencuci piring otomatis) karena akan melunturkan lem yang ada di permukaan melamin dan melamin akan kembali retak.
  3. Peralatan makan melamin yang baru diperbaiki harus dirawat dengan seksama untuk menghindari kerusakan kembali.
  4. Jangan pernah memasukan peralatan makan melamin yang baru diperbaiki kedalam mirowave atau oven.
  5. Jangan pernah gunakan lem pada ruangan yang tak berventilasi.
  6. Pastikan saat membuka lem plastik, selalu gunakan sarung tangan.