Terbukti! Pasien Terinfeksi Virus Corona Tanpa Gejala Ternyata Dapat Sembuh Dengan Sendirinya! Dokter Ungkap Rahasianya

Melalui sambungan telepon, pengacara kondang Hotman Paris bertanya seputar virus corona.

Hal itu ditanyakan Hotman Paris di acara Apa Kabar Indonesia Pagi TV One, Senin (30/3/2020).

Pasien positif Corona (Covid-19) mengalami peningkatan pada Minggu (29/3/2020).

Diketahui, terdapat peningkatan sebanyak 130 kasus positif corona dari kasus sebelumnya.

Sehingga total terdapat sebanyak 1285 kasus positif Corona di Indonesia, Minggu (29/3/2020).


Demikian dikatakan, Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19) Achmad Yurianto.

Dari jumlah 1.285 itu, sebanyak 114 pasien meninggal dunia.

Kini, telah ada 64 pasien yang telah sembuh setelah menjalani perawatan.

Pasien Terinfeksi Corona Tanpa Gejala

Dilansir dari YouTube Talkshow TV One, Hotman Paris memberikan pertanyaan seputar corona ke dr. Dewi Puspitorini.

"Jika seseorang sudah terjangkit corona tapi dia tidak pernah rasakan dan tak pernah ke dokter, apakah corona bisa hilang dengan sendirinya tanpa berobat?" tanya Hotman Paris.

Dijawab dr. Dewi, saat ini sudah banyak ditemukan pasien-pasien yang tak sadar dirinya terjangkit covid-19 karena tanpa adanya gelaja.

Maka imbauan pemerintah untuk isolasi diri dari kerumunan harus dilakukan untuk menghindari hal tersebut.

"Makannya kenapa kita disuruh isolasi diri di rumah dan menghindari kerumunan karena kita tak tahu, mungkin ada beberapa orang yang sudah terjangkit corona,"

"Hingga pada saat bicara atau bersin bisa saja virusnya ikut keluar bersama dorplet tersebut hingga mengenai orang di depannya,"sambung dr. Dewi.

Apakah virus tersebut bisa sembuh dengan sendirinya di tubuh seseorang? Begini jawaban dr. Dewi Puspitorini.

"Kalau sakit apapun, semua kembali pada daya tahan tubuh kita."

"Kalau daya tahan tubuh kita baik, maka tentara-tentara (re, daya tahan tubuh) yang ada di tubuh kita akan bisa melawan berbagai penyakit," kata dr. Dewi.

Daya tahan tubuh yang baik bisa didapatkan dengan berbagai hal, salah satunya dengan makan makanan yang sehat dan tidak merokok.

"Kita harus menjaga agar tentara-tentara di dalam tubuh kita itu kuat, sehingga bisa melawan penyakit apapun yang ada di tubuh kita,"sambung dr. Dewi.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk melakukan social distancing atau phsycal distancing.

Hal itu dilakukan guna mencegah meluasnya penyebaran virus corona atau covid-19.

Social distancing ini telah beberapa waktu terakhir dilakukan terutama di wilayah terjangkit seperti Jakarta, Bogor, dan Depok.

Namun, bagaimana caranya melakukan social distancing dengan anggota keluarga lain di rumah, jika suatu keluarga menempati rumah yang sempit?

Hal ini dijawab oleh dr. Yahya, Sp.P di acara Apa Kabar Indonesia Pagi TV One, Jumat (2/3/2020).

Menurut dr. Yahya jika mempunyai tempat tinggal kecil lebih baik sirkulasi udaranya dijaga.

"Jendelanya dibuka, supaya ada sirkulasi udara. Karena semakin lembab virus semakin senang,"

Selain itu yang kedua, dr. Yahya mengimbau agar penghuni rajin bersih-bersih rumah dan selalu menjaga kebersihan.

Tak sekedar membersihkan rumah, dr. Yahya menyarankan memakai cairan desinfektan.

"Bebersih rumah pakai cairan desinfektan, bukan disemprot, dipel aja di lantai, dinding-dinding,"

Ketiga, dr. Yahya mengimbau untuk tak lupa berjemur di luar di bawah terik matahari.

Jam yang tepat untuk berjemur yakni mulai jam 07.00-11.00 siang.

"Maksimal setengah jam, hitam lebih baik daripada putih tapi sakit,"

"Item sehatkan lebih baik,"canda dr. Yahya.